ilustrasi panen kelapa sawit
DHARMASRAYA, SAWITSUMATERA.ID- Harga brondolan kelapa sawit di Kabupaten Dharmasraya tercatat mencapai Rp3.950 per kilogram di PT Dharmasraya Lestaritama (DSL) berdasarkan pembaruan data Dinas Pertanian Kabupaten Dharmasraya per Rabu, 12 Agustus 2026. Capaian harga brondolan ini memperlihatkan tren positif di sektor perkelapasawitan daerah, beriringan dengan harga Tandan Buah Segar (TBS) tertinggi yang menyentuh angka Rp4.045 per kilogram di PT Agrowiratama (AWB).
BACA JUGA:Catat Kinerja Positif, Produksi TBS PTPN IV Regional IV Tembus 244 Ribu Ton di Semester I 2026
Secara keseluruhan, rata-rata harga TBS di Kabupaten Dharmasraya saat ini berada pada tingkat Rp3.470 per kg, dengan rentang selisih harga mencapai Rp825 per kg. Adapun patokan harga terendah di daerah ini dilaporkan oleh PT Incasi Pangian sebesar Rp3.220 per kg.
Untuk kategori Daftar Harga TBS Non Mitra, seluruh pabrik yang menerima pasokan mematok harga secara rinci sebagai berikut:
PT HKI: Rp3.470 per kg
PT DL: Rp3.470 per kg
BACA JUGA:Harga TBS Tertinggi Tembus Rp4.045,02 dan Harga Brondolan Rp3.800 per Kilogram di Pasaman Barat
PT DSL: Rp3.450 per kg
PT SMP: Rp3.355 per kg
PT SAK Timpeh: Rp3.285 per kg
PT Incasi Pangian: Rp3.220 per kg
Sementara itu, pada Daftar Harga TBS Mitra yang mengacu pada Berita Acara Penetapan Harga TBS Provinsi Sumatera Barat periode 1–7 Agustus 2026, rincian harga selengkapnya adalah sebagai berikut:
BACA JUGA:Harga TBS Kelapa Sawit di Dharmasraya Menyentuh Rp4.045 per Kg di PT AWB
PT AWB (Harga Disbun): Rp4.045 per kg
PT HKI: Rp3.470 per kg
PT DL: Rp3.470 per kg
PT DSL: Rp3.450 per kg
PT SMP: Rp3.355 per kg
PT SAK Timpeh: Rp3.285 per kg
PT Incasi Pangian: Rp3.220 per kg
PT TKA: (Tidak merilis/menetapkan harga)
Berdasarkan ringkasan data dari Dinas Pertanian Kabupaten Dharmasraya, dari total 8 Pabrik Kelapa Sawit (PKS) yang terdata di daerah tersebut, seluruhnya (8 PKS) telah aktif melaporkan pergerakan harga. Namun demikian, tercatat sebanyak 2 PKS melaporkan sedang tidak menerima/memproses pembelian buah sawit dari masyarakat pada periode ini.