Ilustrasi TBS
BANDA ACEH, SAWITSUMATERA.ID – Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit paling puncak di Wilayah Aceh Barat sukses menyentuh angka Rp3.702 per kilogram.
Catatan nominal tertinggi tersebut berlaku sepanjang penetapan masa edar tanggal 12 hingga 25 Agustus 2026, yang didorong oleh penguatan harga Crude Palm Oil (CPO) di tingkat pabrik sebesar Rp15.614,71 per kilogram serta komoditas inti sawit (kernel) senilai Rp14.080,59 per kilogram dengan patokan indeks K kawasan barat di posisi 89,15 persen.
BACA JUGA:Harga TBS Sawit Sulawesi Tengah Naik Rp211 per Kilo pada Periode Agustus 2026
Penerapan patokan hasil panen untuk kelompok tani mitra plasma ditetapkan berjenjang menyesuaikan usia tanam vegetasi.
Pohon berusia 3 tahun dipatok Rp2.780 per kilogram, tanaman berumur 4 tahun dihargai Rp3.044 per kilogram, dan usia 5 tahun mencapai Rp3.227 per kilogram.
Lebih lanjut, kelompok umur 6 tahun berada di level Rp3.393 per kilogram, diikuti usia 7 tahun senilai Rp3.525 per kilogram, umur 8 tahun sebesar Rp3.594 per kilogram, serta usia 9 tahun yang menginjak Rp3.621 per kilogram.
Puncak nominal tertinggi Rp3.702 per kilogram didapatkan oleh hasil panen dari pepohonan produktif kategori umur 10 sampai 20 tahun.
Sementara itu, untuk tanaman yang sudah memasuki fase senja mengalami penurunan secara bertahap, yakni usia 21 tahun dihargai Rp3.565 per kilogram, umur 22 tahun Rp3.530 per kilogram, usia 23 tahun Rp3.486 per kilogram, umur 24 tahun Rp3.433 per kilogram, dan vegetasi berusia 25 tahun sebesar Rp3.372 per kilogram.
BACA JUGA:Musi Banyuasin Siap Jadi Percontohan Hilirisasi Sawit Berbasis Koperasi di Indonesia
Pada sektor perkebunan mitra swadaya, penghitungan komoditas disesuaikan dengan proporsi varietas buah.
Kategori komposisi 100% tenera tanpa dura dibanderol Rp3.397 per kilogram, perpaduan 90% tenera dengan 10% dura dipatok Rp3.377 per kilogram, dan variasi 80% tenera berbanding 20% dura berada pada nilai Rp3.356 per kilogram.
Adapun persentase 70% tenera dan 30% dura dihargai Rp3.334 per kilogram, formulasi 60% tenera dengan 40% dura senilai Rp3.315 per kilogram, campuran seimbang 50% tenera serta 50% dura sebesar Rp3.293 per kilogram, hingga rasio 40% tenera dan 60% dura yang ditetapkan pada angka Rp3.272 per kilogram.(*)