Sari Aditya Loka Dukung Percepatan Eliminasi Malaria bagi Komunitas Suku Anak Dalam di Merangin dan Sarolangun

Sari Aditya Loka Dukung Percepatan Eliminasi Malaria bagi Komunitas Suku Anak Dalam di Merangin dan Sarolangun

Posted on 2026-08-19 08:04:54 dibaca 4 kali

JAMBI, SAWITSUMATERA.ID– Sebagai wujud kontribusi dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya, perusahaan perkebunan kelapa sawit PT Sari Aditya Loka (SAL) berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun, Dinas Kesehatan Kabupaten Merangin, Puskesmas, pemerintah desa, serta para Temenggung Suku Anak Dalam (SAD) melaksanakan program intervensi percepatan eliminasi malaria di Kabupaten Sarolangun dan Merangin, Provinsi Jambi.

BACA JUGA:Harga TBS Sawit Dharmasraya Tertinggi Rp4.055 dan Terendah Rp3.180 per Kg per 18 Agustus 2026

Program ini merupakan bagian dari upaya mendukung target eliminasi malaria melalui pemberian obat antimalaria secara massal kepada masyarakat Suku Anak Dalam yang berada di wilayah binaan perusahaan. Kegiatan dilaksanakan selama tiga bulan, yaitu Juli, Agustus, dan September 2026, disertai pemantauan kesehatan, edukasi, serta pendampingan untuk memastikan pengobatan berjalan sesuai anjuran tenaga kesehatan.

Perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Soralangu, S Nandi mengatakan mengucapkan terima kasih banyak atas bantuan serta kontribusi pt sal dalam kegiatan pemberian obat pencegahan malaria terhadap warga SAD sampai dengan siklus ke 3 nanti disamping itu kerjasama ini kami dapat berlanjut dg kegiatan kegiatan lainnya.

BACA JUGA:Harga TBS Sawit Pasaman Barat Tembus Rp4.055,81 per Kg, Tertinggi Diisi Sejumlah Perusahaan

Dukungan ini merupakan bentuk nyata kepedulian dan kontribusi perusahaan dalam mendukung program kesehatan masyarakat, khususnya dalam upaya pengendalian dan pencegahan malaria di wilayah kerja Dinas Kesehatan.

Kami berharap kerja sama dan sinergi yang telah terjalin dapat terus ditingkatkan, sehingga bersama-sama dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat serta mendukung terwujudnya masyarakat yang sehat dan terbebas dari malaria.

Sebanyak 14 kelompok binaan menjadi sasaran program ini, yang terdiri atas 11 kelompok di Kabupaten Sarolangun dan 3 kelompok di Kabupaten Merangin. Total penerima manfaat mencapai sekitar 850 jiwa dengan sasaran masyarakat berusia 15 tahun ke atas.

BACA JUGA:Harga TBS Sawit Sulawesi Tengah Naik Rp211 per Kilo pada Periode Agustus 2026

Pelaksanaan kegiatan diawali di wilayah Kabupaten Sarolangun secara serentak pada 7–9 Juli 2026, mencakup seluruh kelompok binaan PT SAL di wilayah tersebut. Selanjutnya, kegiatan akan dilanjutkan di Kabupaten Merangin sesuai jadwal yang telah disepakati bersama Dinas Kesehatan dan Puskesmas hingga September 2026.

Selain pemberian obat antimalaria, rangkaian kegiatan juga meliputi edukasi mengenai pencegahan malaria, sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), pendampingan minum obat hingga tuntas, pemantauan kondisi kesehatan masyarakat, serta penguatan peran kader kesehatan dan Temenggung sebagai mitra dalam mengedukasi komunitas.

Manajemen PT Sari Aditya Loka, Rian Rizaldi Kurniawan menyampaikan bahwa keberhasilan eliminasi malaria membutuhkan kerja sama yang kuat dari seluruh pihak.

BACA JUGA:Harga TBS Sawit Aceh Barat Tertinggi Rp3.702 per Kilogram, Berikut Rincian Lengkap Harga TBS 12-25 Agustus 2026

"PT Sari Aditya Loka berkomitmen untuk terus mendukung program pemerintah dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, khususnya komunitas Suku Anak Dalam. Melalui kolaborasi dengan Dinas Kesehatan, Puskesmas, pemerintah desa, dan para Temenggung, kami berharap intervensi ini mampu menekan angka penularan malaria sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat di wilayah binaan perusahaan," ujar Rian.

Program ini juga menjadi bagian dari kontribusi PT Sari Aditya Loka dalam menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL/CSR) yang berfokus pada peningkatan kesehatan, pendidikan, pemberdayaan masyarakat, dan pelestarian lingkungan. Selama ini perusahaan secara aktif mendukung berbagai program kesehatan masyarakat, seperti penanggulangan stunting, pembinaan Posyandu, pelayanan kesehatan bagi masyarakat terpencil, serta berbagai kegiatan promotif dan preventif lainnya.

Melalui pelaksanaan intervensi selama tiga bulan ini, PT SAL berharap angka kasus malaria di komunitas SAD dapat terus ditekan, sehingga target eliminasi malaria di Kabupaten Sarolangun dan Merangin dapat tercapai. Dengan mengusung semangat “Sinergi Bumi dan Manusia untuk Satu Indonesia”, kolaborasi PT SAL, pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat diharapkan menjadi contoh sinergi yang efektif dalam mewujudkan lingkungan dan masyarakat yang lebih sehat, mandiri, dan sejahtera.(*)

Copyright 2025 SawitSumatera.id

Alamat: Jambi

Telpon: -

E-Mail: info@sawitsumatera.id