Ilustrasi TBS

Harga TBS Sawit Mitra Swadaya Riau Turun, Perkilonya Jadi Rp3.834,39, Ini Rincian Harga TBS 19-25 Agustus 2026

Posted on 2026-08-20 04:18:03 dibaca 6 kali

PEKANBARU, SAWITSUMATERA.ID– Petani kelapa sawit mitra swadaya Provinsi Riau sedikit lesu.

Pasalnya, harga Tandan Buah Segar (TBS) untuk periode 19–25 Agustus 2026 kembali terperosok turun, dengan koreksi terbesar dialami tanaman kelompok umur 9 tahun yakni susut Rp40,50 per kilogram atau 1,05 persen hingga berada di level Rp3.834,39 per kilogram. 

Keputusan tarif anyar tersebut disepakati dalam rapat Tim Penetapan Harga TBS yang difasilitasi oleh Dinas Perkebunan Provinsi Riau pada Rabu (19/8/2026).

BACA JUGA:Sari Aditya Loka Dukung Percepatan Eliminasi Malaria bagi Komunitas Suku Anak Dalam di Merangin dan Sarolangun

Agenda rutin tersebut dipimpin langsung Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Disbun Riau, Dr. Defris Hatmaja, bersama jajaran tim penilai. Berdasarkan hasil perhitungan bersama, komoditas TBS untuk usia tanaman 9 tahun yang sebelumnya dihargai Rp3.874,89 per kilogram kini harus terdorong turun ke posisi Rp3.834,39 per kilogram. 

BACA JUGA:Harga TBS Sawit Pasaman Barat Tembus Rp4.055,81 per Kg, Tertinggi Diisi Sejumlah Perusahaan

Defris Hatmaja mengungkapkan bahwa pelemahan harga komoditas TBS pekan ini dipicu oleh tren penurunan harga pasar minyak sawit mentah (CPO) dan inti sawit (kernel). 

"Harga TBS yang ditetapkan tim untuk mitra swadaya mengalami penurunan. Penurunan harga minggu ini lebih disebabkan karena faktor turunnya harga CPO dan kernel," kata Defris, Rabu (19/8/2026) dikutip dari website Pemprov Riau.

BACA JUGA:Harga TBS Tertinggi Pasaman Barat Tembus Rp4.055,81 per Kg, Brondolan Dihargai Rp3.750 per Kg

Memasuki siklus pekan ini, angka penjualan CPO tercatat berkurang Rp76,78 per kilogram jika dibandingkan dengan catatan pekan sebelumnya. Di saat bersamaan, harga pasar kernel juga mengalami kemerosotan tajam hingga susut Rp1.298,20 per kilogram. 

Adapun komponen perhitungan yang digunakan pada penetapan kali ini mencakup indeks K sebesar 93,34 persen, BOTL 0,77 persen, serta patokan harga cangkang Rp24,76 per kilogram. Dari kalkulasi tersebut, diperoleh harga acuan rata-rata CPO senilai Rp15.658,99 per kilogram dan rerata kernel berada pada angka Rp13.145,12 per kilogram. 

"Terdapat sejumlah pabrik kelapa sawit (PKS) yang tidak melakukan penjualan pada periode ini. Sesuai Permentan Nomor 13 Tahun 2024 Pasal 16, apabila tidak terdapat transaksi penjualan, harga CPO dan kernel yang digunakan mengacu pada harga rata-rata tim. Apabila masuk validasi kedua, maka digunakan harga rata-rata KPBN," jelasnya. 

BACA JUGA:Harga TBS Sawit Sulawesi Tengah Naik Rp211 per Kilo pada Periode Agustus 2026

Berdasarkan mekanisme aturan itu, nilai rata-rata CPO KPBN pada periode ini ditetapkan di angka Rp15.689,50 per kilogram, sedangkan acuan kernel KPBN berada pada posisi Rp13.075,00 per kilogram. 

Secara rinci, ketetapan harga TBS bagi pekebun mitra swadaya di Riau periode 19–25 Agustus 2026 menurut kelompok umur tanaman meliputi: umur 3 tahun sebesar Rp2.964,02/kg, umur 4 tahun Rp3.308,95/kg, umur 5 tahun Rp3.554,32/kg, umur 6 tahun Rp3.692,29/kg, umur 7 tahun Rp3.775,24/kg, umur 8 tahun Rp3.821,31/kg, serta umur 9 tahun Rp3.834,39/kg.

Sementara itu, untuk tanaman usia 10–20 tahun dipatok Rp3.793,05/kg, umur 21 tahun Rp3.727,80/kg, umur 22 tahun Rp3.653,02/kg, umur 23 tahun Rp3.568,01/kg, umur 24 tahun Rp3.503,70/kg, umur 25 tahun Rp3.450,85/kg, umur 26 tahun Rp3.431,85/kg, umur 27 tahun Rp3.402,38/kg, umur 28 tahun Rp3.346,60/kg, umur 29 tahun Rp3.305,68/kg, hingga umur 30 tahun seharga Rp3.212,13/kg. (*)

Copyright 2025 SawitSumatera.id

Alamat: Jambi

Telpon: -

E-Mail: info@sawitsumatera.id