Direktur Utama BPDP, Eddy Abdurachman

Penandatanganan Kerja Sama Perjanjian Batch VI Pacu Percepatan Program Peremajaan Sawit Rakyat

Posted on 2026-08-24 07:49:50 dibaca 87 kali

JAKARTA, SAWITSUMATERA.ID— Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) terus mempercepat pelaksanaan Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) guna meningkatkan produktivitas serta kesejahteraan para pekebun di seluruh Indonesia. Langkah akselerasi ini ditegaskan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tiga pihak Program Dana Peremajaan Perkebunan Kelapa Sawit Batch VI secara simbolis yang digelar di Jakarta pada Kamis (20/8/2026).

BACA JUGA:GAPKI Targetkan 100 Persen Anggota Bersertifikat ISPO Melalui Akselerasi di Kalimantan Barat

Direktur Utama BPDP, Eddy Abdurachman, menyampaikan bahwa PSR merupakan salah satu program strategis pemerintah dalam meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan perkebunan kelapa sawit rakyat, sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan pekebun. Melalui penggantian tanaman tua dengan benih unggul serta penerapan Good Agricultural Practices (GAP), realisasi PSR khusus sepanjang tahun 2026 telah menjangkau 133 proposal dengan luas lahan 20.229 hektare yang melibatkan 10.403 pekebun dan penyaluran dana mencapai Rp606 miliar.

BACA JUGA:Harga TBS Kelapa Sawit Tertinggi di Dharmasraya Tembus Rp3.942 per Kg, Brondolan Capai Rp3.950

Secara akumulatif sejak diluncurkan pada 2016 hingga 19 Agustus 2026, Program PSR telah mendistribusikan dana hingga Rp12,86 triliun bagi 187.782 pekebun dengan total cakupan lahan mencapai 428.745 hektare. Untuk menjaga ketepatan sasaran dan efektivitas peremajaan, BPDP terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah dan perbankan guna mengatasi tantangan verifikasi, legalitas lahan, serta kepastian ketersediaan benih unggul di lapangan.

“Keberhasilan Program PSR tidak hanya diukur dari besarnya dana yang disalurkan atau luas lahan yang diremajakan, tetapi juga dari kemampuan program dalam meningkatkan produktivitas kebun dan kesejahteraan pekebun secara berkelanjutan,” tegas Eddy.

BACA JUGA:Harga TBS Sawit Jambi Turun, Perkilonya Rp3.866,47, Ini Daftar Harga TBS 21-27 Agustus 2026

Selain memacu peremajaan kebun, momentum ini juga dirangkai dengan penandatanganan kerja sama Program Pengembangan SDM Perkebunan. Pada tahun 2026, BPDP memperluas kuota beasiswa pendidikan jenjang D1 hingga S1 bagi 5.000 orang melalui kemitraan dengan 42 lembaga pendidikan senilai Rp891 miliar, guna memastikan keberlanjutan industri sawit nasional dari sisi produktivitas lahan maupun kualitas sumber daya manusia.(*)

Copyright 2025 SawitSumatera.id

Alamat: Jambi

Telpon: -

E-Mail: info@sawitsumatera.id