panen kelapa sawit
BENGKULU, SAWITSUMATERA.ID — Penetapan harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di Provinsi Bengkulu untuk periode 1–15 September 2026 mencatatkan angka tertinggi sebesar Rp3.546,45 per kilogram yang berlaku bagi tanaman berumur 21 tahun. Berdasarkan hasil keputusan tim penetapan harga setempat, besaran angka tersebut dipengaruhi oleh indikator Indeks K yang berada di level 89,09 persen, serta rata-rata nilai jual Crude Palm Oil (CPO) yang menyentuh Rp15.813,45 per kilogram dan komoditas inti sawit (kernel) seharga Rp12.631,02 per kilogram.
BACA JUGA:Kelapa Sawit Ditegaskan Sebagai Komoditas Budidaya Berdasarkan UU Perkebunan
Secara rinci, daftar patokan tarif TBS pada rentang masa panen ini bergerak variatif menyesuaikan usia produktif tanaman. Pada kategori tanaman muda, hasil panen usia 3 tahun dihargai Rp2.962,69 per kilogram, dilanjutkan tanaman berumur 4 tahun senilai Rp3.221,83 per kilogram, dan usia 5 tahun dipatok Rp3.246,16 per kilogram.
BACA JUGA:Harga TBS Sawit di Dharmasraya Tembus Rp4.050 per Kg, PT AWB Catatkan Angka Tertinggi
Sementara itu, untuk pohon sawit berumur 6 tahun ditetapkan Rp3.177,32 per kilogram, usia 7 tahun sebesar Rp3.325,89 per kilogram, usia 8 tahun di angka Rp3.313,82 per kilogram, serta usia 9 tahun yang bernilai Rp3.465,49 per kilogram.
BACA JUGA:Harga TBS Sawit di Dharmasraya Menyentuh Rp4.050 per Kg, Terendah Rp3.210 per Kg
Adapun kelompok tanaman matang usia 10 hingga 20 tahun berada di kisaran Rp3.506,38 per kilogram, disusul puncaknya pada umur 21 tahun sebagai harga tertinggi. Setelah melewati masa puncak tersebut, nominal pembelian buah sawit tercatat mengalami penurunan secara bertahap, yakni Rp3.459,39 per kilogram untuk umur 22 tahun, Rp3.272,76 per kilogram bagi tanaman 23 tahun, Rp3.271,78 per kilogram untuk usia 24 tahun, hingga ditutup pada angka Rp3.199,93 per kilogram bagi kelapa sawit yang telah menginjak umur 25 tahun.