panen kelapa sawit
DHARMASRAYA, SAWITSUMATERA.ID- Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit harian di Kabupaten Dharmasraya terus merangkak naik dan mencatatkan angka tertinggi mencapai Rp 4.042 per kilogram pada Sabtu, 19 September 2026.
Puncak harga tertinggi ini ditorehkan oleh PT AWB berdasarkan penetapan harga Dinas Perkebunan Provinsi Sumbar periode 17–24 September 2026.
BACA JUGA:PTPN IV PalmCo Pastikan Pasokan CPO Berkualitas dan Ramah Lingkungan untuk Mitra Bisnis
Sementara itu, harga rata-rata TBS di wilayah Kabupaten Dharmasraya saat ini berada di level Rp 3.541 per kilogram, dengan selisih antara harga tertinggi dan terendah sebesar Rp 672 per kilogram.
Berdasarkan data harian dari Dinas Pertanian Kabupaten Dharmasraya, seluruh Pabrik Kelapa Sawit (PKS) sebanyak 8 perusahaan telah melaporkan daftar harga beli TBS, baik untuk kategori Mitra maupun Non Mitra. Untuk kategori TBS Mitra, PT AWB membeli dengan harga tertinggi Rp 4.042 per kilogram.
BACA JUGA:Harga TBS Sawit Gorontalo September 2026 Tembus Rp3.156 per Kilogram, Berikut Rincian Lengkapnya
Posisi berikutnya diikuti oleh PT DL sebesar Rp 3.656 per kilogram, PT HKI Rp 3.626 per kilogram, PT DSL Rp 3.610 per kilogram, PT SAK TIMPEH Rp 3.435 per kilogram, serta PT SMP yang membeli seharga Rp 3.440 per kilogram.
Adapun PT INCASI PANGIAN mencatatkan harga terendah untuk kategori mitra sebesar Rp 3.370 per kilogram, sedangkan PT TKA tidak merinci harga beli pada periode ini.
Sementara untuk kelompok daftar harga TBS Non Mitra, harga tertinggi dipatok oleh PT HKI dan PT DL yang sama-sama membelinya seharga Rp 3.530 per kilogram.
BACA JUGA:Dari Logistik Hingga Minimarket Berjalan, Daihatsu Gran Max Pamer Kehebatan Varian Lini Bisnis
Selanjutnya, PT SAK TIMPEH menetapkan harga sebesar Rp 3.435 per kilogram, disusul PT DSL dan PT SMP yang kompak membeli di angka Rp 3.440 per kilogram.
Harga terendah pada kategori Non Mitra tercatat di PT INCASI PANGIAN dengan nilai Rp 3.370 per kilogram. Selain TBS segar, daftar harga brondolan juga mencatatkan angka Rp 3.950 per kilogram di PT DSL dan mencapai Rp 4.042,7 per kilogram di PT AWB. (*)