Harga TBS Sawit Sumbar Naik Jadi Rp3.972,26 per Kilogram, Berikut Daftar Harga TBS 22-31 Juli 2026
PADANG, SAWITSUMATERA.ID- Petani kelapa sawit di seluruh Sumatera Barat gembira ria. Pasalnya, patokan nilai jual Tanda...
JAKARTA ,SAWITSUMATERA.ID — PT Perkebunan Nusantara IV PalmCo, bagian dari subholding PTPN III (Persero), mencatat kinerja keuangan yang solid hingga kuartal III-2025. Perseroan membukukan laba bersih sebesar Rp 3,48 triliun, melonjak 84 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Kenaikan ini ditopang oleh peningkatan produktivitas kelapa sawit, efisiensi biaya, serta penerapan sistem digital di lini operasional.
BACA JUGA:Ketat! Begini Tahapan Resmi dari SK Pelepasan Kawasan hingga HGU untuk Perkebunan Sawit
Pendapatan konsolidasi PalmCo tercatat mencapai Rp 33,2 triliun, tumbuh 23 persen secara tahunan (year on year). Dari total pendapatan tersebut, komoditas kelapa sawit masih menjadi penopang utama dengan kontribusi Rp 32,3 triliun atau sekitar 97 persen.
BACA JUGA:BPDP Raih Penghargaan Mitra Wirausaha Mahasiswa Berbasis UKM Sawit
Direktur Utama PalmCo, Jatmiko K. Santosa, dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Sabtu (08/11/2025) menyebutkan lonjakan laba bersih mencerminkan hasil konkret dari strategi integrasi operasional dan digitalisasi bisnis yang mulai dijalankan sejak dua tahun terakhir.
> “Produktivitas tandan buah segar dan CPO meningkat dari tahun sebelumnya, margin terjaga, dan aset perusahaan semakin efisien,” ujar Jatmiko (08/11/2025).
Produksi dan Efisiensi Meningkat
BACA JUGA:WADUH! TBS Kelapa Sawit Jambi Turun , Berikut Daftar Harga TBS 7-13 November 2025
Dari sisi operasional, produksi minyak sawit mentah (CPO) dari kebun inti PalmCo mencapai 1,5 juta ton, naik 5 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara produksi dari plasma dan pihak ketiga mencapai 450.000 ton, meningkat 17 persen.
Secara keseluruhan, perusahaan mengelola 453.000 hektar tanaman sawit menghasilkan dengan produktivitas tandan buah segar rata-rata 14,8 ton per hektar dan rendemen minyak sawit 21,9 persen. Harga jual rata-rata CPO tercatat Rp 14.192 per kilogram, sementara pendapatan dari palm kernel dan karet masing-masing mencapai Rp 1,1 triliun dan Rp 0,8 triliun.
Efisiensi biaya juga menjadi salah satu penopang utama kinerja. PalmCo memanfaatkan sistem PalmCo Business Cockpit dan Agro View, yang memungkinkan pemantauan aktivitas kebun dan pabrik secara real time. Melalui sistem ini, potensi deviasi produktivitas dan biaya bisa segera dikendalikan.
BACA JUGA:IPOC 2025, GAPKI Dorong Tata Kelola dan Daya Saing Industri Sawit berkelanjutan
“Digitalisasi menjadi tulang punggung efisiensi kami. Sistem terpadu ini memungkinkan pengambilan keputusan berbasis data, dari kebun hingga manajemen pusat,” kata Jatmiko.
Sepanjang sembilan bulan pertama tahun ini, laba sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi (EBITDA) PalmCo mencapai Rp 7,5 triliun, meningkat 34 persen dengan margin EBITDA sebesar 23 persen.
Perkuat Profitabilitas Aset
Sejalan dengan arahan pemerintah agar BUMN tidak hanya besar secara aset, tetapi juga produktif dan menghasilkan laba yang proporsional, PalmCo menempatkan peningkatan return on asset (ROA) sebagai fokus strategis.
“Kami memahami bahwa penguatan profitabilitas berbasis produktivitas aset menjadi kunci keberlanjutan bisnis BUMN,” ujar Jatmiko.
Upaya itu ditempuh melalui efisiensi lintas proses, penguatan pasar hilir, serta pengembangan ekonomi sirkular dan diversifikasi produk turunan sawit.
Optimistis Akhiri Tahun di Atas Target
PalmCo menatap kuartal IV-2025 dengan optimisme seiring tren harga sawit yang relatif stabil dan produksi yang terus meningkat. Selain fokus pada profitabilitas, perusahaan juga menegaskan komitmen mendukung program pemerintah dalam hilirisasi industri sawit dan peningkatan kesejahteraan petani rakyat.
“PalmCo tidak hanya mengejar laba, tetapi juga berperan sebagai penggerak ekonomi daerah,” kata Jatmiko menambahkan.
Dengan kinerja yang terus membaik, PalmCo menargetkan dapat menutup tahun buku 2025 dengan capaian di atas target yang telah ditetapkan manajemen. (*)
PADANG, SAWITSUMATERA.ID- Petani kelapa sawit di seluruh Sumatera Barat gembira ria. Pasalnya, patokan nilai jual Tanda...
PEKANBARU, SAWITSUMATERA.ID — Petani kelapa sawit mitra plasma di Provinsi Riau kembali memetik hasil menggem...
PEKANBARU, SAWITSUMATERA.ID- Petani kelapa sawit mitra swadaya di Bumi Lancang Kuning kembali menikmati angin segar...
MEDAN, SAWITSUMATERA.ID – Petani kelapa sawit di Provinsi Sumatera Utara menikmati angin segar. Hal ini setelah h...
PALANGKA RAYA, SAWITSUMATERA.ID – Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit produksi pekebun di Provinsi ...
PALEMBANG, SAWITSUMATERA.ID- Petani kelapa sawit di Provinsi Sumatera Selatan gembira ria. Pasalnya, penetapan harga Ta...
JAKARTA, SAWITSUMATERA.ID — Di momentum Hari Pangan Nasional 2025, PT Perkebunan Nusantara IV (PTPN IV) PalmCo mem...
SAWITSUMATERA.ID- Komitmen PTPN IV PalmCo dalam mendukung pendidikan kembali diwujudkan melalui program bimbingan belaja...
JAKARTA, SAWITSUMATERA.ID– Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara resmi mendeklarasikan di Sidang PBB...

