Berita dan Informasi Teraktual seputar Sawit Regional Sumatera.

Get In Touch

Fokus Tumbuh Bersama dan Kuatkan Prinsip Berkelanjutan, Astra Agro Gelar Gathering Mitra Sawit

Fokus Tumbuh Bersama dan Kuatkan Prinsip Berkelanjutan, Astra Agro Gelar Gathering Mitra Sawit

YOGYAKARTA, SAWITSUMATERA.ID— Proporsi masyarakat petani dalam industri sawit nasional menempati urutan pertama setelah perkebunan sawit negara dan swasta. Itu sebabnya kemitraan antara perusahaan dan masyarakat pekebun sawit menjadi penting. Kerja sama yang kuat akan mendorong potensi komoditas strategis ini memberi manfaat besar pada banyak pihak.

“Bukan sekadar transaksi bisnis, hubungan dengan mitra adalah ikatan jangka panjang yang dibangun atas dasar kepercayaan, transparansi untuk tumbuh bersama,” kata Chief Operation Officer Astra Agro, Arief Catur Irawan saat menggelar Partnership Gathering 2026 di Yogyakarta, 12-15 Januari 2026.

BACA JUGA:Dukung Program Pemerintah, Perkebunan Sawit PT SAL Percepat Penurunan Stunting dan Pembangunan Berkelanjutan

Kegiatan bersama antara Astra Agro dan mitra yang diberi tema “Mempererat Kemitraan untuk Bisnis Berkelanjutan” ini diikuti oleh para mitra dari berbagai wilayah. Ada yang berasal dari Aceh, Riau, Jambi, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Barat, hingga Sulawesi Tengah.

Arief Catur Irawan menegaskan bahwa kemitraan merupakan pilar strategis dalam menjaga keberlangsungan rantai pasok perusahaan sekaligus memastikan praktik perkebunan yang berkelanjutan.

BACA JUGA:Siap-Siap Kelompok 12 Dipanggil Penyidik, Kasus Konflik Lahan Sawit di Desa Betung Muaro Jambi

“Saya sangat menantikan momen tahunan seperti ini. Di sinilah kita memperkuat silaturahmi, membangun kepercayaan, dan memastikan bahwa hubungan Astra Agro dengan para mitra tetap berada dalam satu frekuensi. Kami ingin Bapak dan Ibu semakin bangga menjadi mitra Astra Agro,” ujar Arief.

Kerja sama perusahaan dengan para petani mitra semakin menunjukkan peran signifikan. Tandan buah segar (TBS) yang masuk ke perusahaan dari mitra menjadi semakin lancar berkat adanya kolaborasi yang solid.

Untuk mendukung kemitraan, Astra Agro melanjutkan pengembangan SISKA (Sistem Informasi Kemitraan) yang dapat digunakan para mitra untuk mengatur jadwal pengiriman TBS dan pelayanan. Aplikasi ini memungkinkan mitra bekerja lebih efektif dan efisien. Selain SISKA, Astra Agro juga memperluas penerapan Mill Grader, mekanisme quality control berbasis teknologi. Penerapan Mill Grader memungkinkan hasil grading yang lebih objektif dan konsisten.

BACA JUGA:Kombinasikan Riset, Inovasi dan Kemitraan Rakyat, PalmCo Dorong Hilirisasi Gambir Nasional

Bagi para mitra, kehadiran teknologi ini menjadi bukti keseriusan Astra Agro dalam membangun kemitraan berbasis keadilan dan keterbukaan.

Miswandi, mitra Astra Agro dari Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, yang telah bermitra sejak 2020, menilai penerapan berbagai teknologi di Astra Agro menciptakan iklim bisnis yang transparan dan berkeadilan bagi petani.

Selain itu, menurut Miswandi, kemitraan dengan Astra Agro juga memberikan manfaat di luar jual beli TBS, mulai dari akses bibit, pelatihan hingga pendampingan teknis langsung ke kebun.

“Dari perusahaan-perusahaan yang ada di daerah kami, menurut saya memang Astra yang paling bagus. Kerja samanya bukan sekadar jual beli. Ada perhatian,” ucapnya.

BACA JUGA:Minyak Sawit Solusi untuk Melestarikan Keanekaragaman Hayati

Hal serupa dirasakan Wayan Agus Setiawan, perwakilan Kelompok Tani Jaya Mandiri di Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat, yang telah bermitra sejak 2017. Ia menuturkan, kemitraan dengan Astra Agro berperan penting dalam transformasi kebun kelompoknya dari kakao ke kelapa sawit.

“Kami dibantu dari hulu ke hilir. Bibit, pupuk, hingga unit angkutan difasilitasi. Bahkan pembayaran unit bisa melalui TBS. Kerja sama ini bukan sekadar jual beli, tapi saling melengkapi,” katanya.

Sementara itu, Brian Akbar Kurnia, mitra generasi kedua dari Kuamang Kuning, Jambi, menyebut kemitraan dengan Astra Agro telah terjalin selama lebih dari dua dekade.

“Ini bukan hubungan bisnis biasa. Dari awal berdiri di daerah kami, Astra sudah membangun jalan, menyediakan bibit, dan mendampingi petani. Hubungan ini sudah dari hati ke hati. Kami loyal, dan Astra juga menunjukkan loyalitas yang sama,” ujarnya.

Chief Commercial Officer Astra Agro, Veronica Lusi Herdiyanti mengingatkan bahwa kemitraan yang kuat harus dijaga dengan integritas dan komitmen bersama, termasuk dalam aspek keselamatan kerja.

BACA JUGA:Al Haris Ingatkan Komut Komitmen Besarkan Bank Jambi,Tersisa Tiga Calon Ikuti Asesmen Kompetensi LPPI

“Kami sangat bangga memiliki Bapak dan Ibu sebagai mitra Astra Agro. Kami berharap Bapak dan Ibu juga bangga menjadi bagian dari Astra. Kami menyediakan hotline kemitraan dan pengaduan sebagai bentuk keterbukaan, serta mengingatkan bahwa keselamatan adalah komitmen utama Astra,” katanya.

Melalui Partnership Gathering 2026, Astra Agro menegaskan bahwa keberlanjutan industri sawit hanya dapat dicapai melalui kolaborasi yang setara antara perusahaan dan mitra. Dengan mengedepankan transparansi, inovasi teknologi, serta pendampingan berkelanjutan, Astra Agro optimistis kemitraan ini akan terus tumbuh dan semakin kuat.

BACA JUGA: Tak Menunggu Lama, KTH Betung Bersatu Kumpeh Kuasai Lahan Sawit 2.391,6 Hektare

Dengan semangat tagline "Bangga Menjadi Mitra Astra,” perusahaan dan mitra diharapkan dapat terus melangkah bersama, menghadapi tantangan industri, serta menciptakan nilai tambah bagi perekonomian nasional dan masyarakat di sekitar wilayah operasional.(*)




Berita Terkait

Ranking Harga TBS Sawit Periode 20–26 Juli 2026, Sumbar Kokoh di Puncak, Jambi Posisi Keempat, Ini Daftar Lengkapnya

JAKARTA, SAWITSUMATERA.ID-Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (APKASINDO) merilis ranking penetapan harga Tandan Buah...

Apresiasi Implementasi B50, Menko Airlangga Dorong Penguatan Riset dan Inovasi Sawit Berkelanjutan

JAKARTA, SAWITSUMATERA.ID- Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan komitmen Pemerintah dal...

Harga TBS Sawit Dharmasraya Tertinggi Tembus Rp3.959/Kg, Berikut Daftar Harga TBS Per 25 Juli 2026

  DHARMASRAYA, SAWITSUMATERA.ID-Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di Kabupaten Dharmasraya mencatatkan an...

Dura, Tenera, dan Pisifera: Mengenal Karakteristik Utama Kelapa Sawit Penentu Hasil Panen

JAKARTA,SAWITSUMATERA.ID- Keberhasilan serta potensi hasil panen perkebunan kelapa sawit sangat bergantung pada tingkat ...

Harga TBS Sawit Jambi Meroket Perkilonya Rp3.929,03, Ini Daftar Harga TBS 24-30 Juli 2026

  JAMBI,SAWITSUMATERA.ID –Petani sawit di Provinsi Jambi kembali bergembira ria di menjelang akhir Juli...

Daya Saing Industri Sawit Nasional Butuh Lompatan Inovasi demi Genjot Produktivitas

JAKARTA, SAWITSUMATERA.ID– Industri kelapa sawit Indonesia dinilai membutuhkan dorongan riset serta inovasi secara...

Siap-Siap Kelompok 12 Dipanggil Penyidik, Kasus Konflik Lahan Sawit di Desa Betung Muaro Jambi

  JAMBI, SAWITSUMATERA.ID-Kasus konflik lahan sawit di Desa Betung, Kecamatan Kumpeh, Kabupaten Muaro Jambi terus ...

Dukung Program Pemerintah, Perkebunan Sawit PT SAL Percepat Penurunan Stunting dan Pembangunan Berkelanjutan

JAMBI, SAWITSUMATERA.ID - Upaya percepatan penurunan stunting menjadi salah satu agenda prioritas pembangunan di Provins...

Tak Menunggu Lama, KTH Betung Bersatu Kumpeh Kuasai Lahan Sawit 2.391,6 Hektare

JAMBI, SAWITSUMATERA.ID-Perjuangan Kelompok Tani Hutan (KTH) Betung Bersatu Kumpeh untuk mengelola lahan Sawit 2.391,6 h...

Minyak Sawit Solusi untuk Melestarikan Keanekaragaman Hayati

Minyak Sawit Solusi untuk Melestarikan Keanekaragaman HayatiSAWITSUMATERA.ID- Pada umumnya komoditas pertanian utama dun...