GAPKI Usulkan Kebun Sawit Khusus Energi Dukung Program B50 dan Hilirisasi
JAKARTA, SAWITSUMATERA.ID - Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) mengusulkan pengembangan kebun sawit khusu...
JAKARTA, SAWITSUMATERA.ID — Kelapa sawit tidak hanya bermanfaat sebagai bahan baku minyak goreng, melainkan menyimpan potensi ekonomi yang sangat luas untuk dikembangkan menjadi berbagai produk turunan inovatif. Melihat peluang besar tersebut, Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) mengajak para aktivis mahasiswa untuk mengenal dan memanfaatkan potensi komoditas emas hijau ini lewat kegiatan GenSawit Goes to Roemah UMKM BPDP pada Selasa (15/9/2026).
BACA JUGA:GAPKI Tegaskan Keberlanjutan dan Ekonomi Harus Saling Menguatkan dalam Dialog di Amsterdam
Sebanyak 10 organisasi kemahasiswaan—terdiri dari HMI, IMM, PMII, GMNI, KMHDI, HIKMAHBUDI, PMKRI, LMND, KAMMI, dan SEMMI—hadir untuk mempelajari pemanfaatan minyak sawit secara aplikatif. Tak hanya dibekali teori, para mahasiswa juga diajak mempraktikkan langsung pembuatan produk turunan sawit seperti lilin hingga parfum padat.
Kepala Divisi Kerja Sama Kemasyarakatan dan UMKM BPDP, Helmi Muhansyah, menegaskan bahwa edukasi ini bertujuan membuka wawasan generasi muda bahwa kelapa sawit memiliki nilai ekonomi yang jauh lebih beragam dan berpotensi melahirkan unit usaha baru berbasis UMKM.
BACA JUGA:Harga TBS Tertinggi di Bangka Tengah Tembus Rp3.130 per Kg, PT Putera Bangka Tani Memimpin
“Kegiatan ini dirancang untuk memperkenalkan pemanfaatan minyak sawit melalui pendekatan yang lebih aplikatif. Teman-teman mahasiswa diajak untuk memahami bahwa kelapa sawit tidak hanya menghasilkan minyak untuk pangan, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi berbagai produk turunan dengan nilai ekonomi dan manfaat yang beragam dan diharapkan dapat menginspirasi mahasiswa untuk membuat usaha yang berbasis UMKM sawit,” ungkap Helmi Muhansyah.
Pemanfaatan turunan minyak sawit dalam produk kecantikan dan aromaterapi juga diakui secara teknis oleh para pelaku usaha. Pemilik Naami Scents sekaligus mitra UMKM BPDP, J Junaidy, menjelaskan keunggulan alami minyak sawit ketika diolah menjadi parfum padat.
Menurut Junaidy, minyak sawit mengandung vitamin E yang baik untuk kulit serta antioksidan yang membantu mencegah ketengikan sehingga mendukung masa simpan produk.
BACA JUGA:PTPN IV PalmCo dan UNAND Resmi Teken Perjanjian Kerahasiaan Perkuat Hilirisasi Gambir
Melalui interaksi langsung dengan para pelaku UMKM dan sesi praktik pembuatan produk, kegiatan di Roemah UMKM BPDP ini diharapkan dapat terus menjadi wadah pembelajaran bagi mahasiswa dan masyarakat dalam mengeksplorasi potensi usaha berbasis kelapa sawit di masa depan.
JAKARTA, SAWITSUMATERA.ID - Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) mengusulkan pengembangan kebun sawit khusu...
DHARMASRAYA, SAWITSUMATERA.ID - Dinas Pertanian Kabupaten Dharmasraya merilis pembaruan harga Tandan Buah Segar (TBS) ke...
TANJUNG SELOR, SAWITSUMATERA.ID– Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Utara menetapkan patokan harga Tandan Buah S...
JAKARTA , SAWITSUMATERA.ID– Harga Tandan Buah Segar (TBS) Mitra Plasma dan Mitra Swadaya kelapa sawit di 22 provin...
JAMBI, SAWITSUMATERA.ID— Para petani kelapa sawit di Provinsi Jambi menjerit pada awal Oktober 2026. Pasalnya, Ha...
BANDAR LAMPUNG, SAWITSUMATERA.ID- Tim Penetapan Harga Tandan Buah Segar (TBS) Kelapa Sawit Provinsi Lampung merilis...
JAKARTA, SAWTSUMATERA.ID – Ekspor Crude Palm Oil (CPO) dan produk turunan kelapa sawit mencatatkan pertumbuhan seb...
JAKARTA, SAWITSUMATERA.ID — Lidi sawit asal Indonesia kini berhasil menembus pasar internasional hingga Tiongkok b...
JAKARTA , SAWITSUMATERA.ID– Kinerja ekspor minyak kelapa sawit mentah atau Crude Palm Oil (CPO) beserta produ...
JAKARTA, SAWITSUMATERA.ID - Posisi petani dalam ekosistem industri sawit Indonesia masih sangat lemah. Meskipun mengelol...

