ilustrasi panen kelapa sawit
JAKARTA, SAWITSUMATERA.ID- Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (APKASINDO) merilis data terbaru penetapan harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit periode 21 September hingga 27 September 2026.
Berdasarkan laporan penetapan Dinas Perkebunan (Disbun) dan data APKASINDO di 22 provinsi penghasil sawit, harga TBS petani swadaya di Pabrik Kelapa Sawit (PKS) tercatat berada pada rentang Rp2.750 hingga Rp3.350 per kilogram.
BACA JUGA:Dapat Dukungan Penuh PT. SAL, Kurniah Anak SAD Capai Mimpi Jadi Perawat
Sementara itu, harga TBS bagi petani bermitra atau plasma di PKS bergerak di kisaran Rp2.903 hingga Rp3.987 per kilogram, dengan tingkat Harga Pokok Produksi (HPP) berkisar antara Rp1.750 sampai Rp2.000 per kilogram.
Dalam rincian ranking harga TBS kelompok umur 9–20 tahun yang diterbitkan DPP APKASINDO, Provinsi Sumatera Barat menduduki posisi puncak untuk harga penetapan Disbun mitra plasma tertinggi sebesar Rp3.987 per kg dengan harga TBS petani swadaya mencapai Rp3.255 per kg.
Posisi kedua ditempati oleh Sumatera Utara dengan harga mitra plasma Rp3.971 per kg dan swadaya Rp3.085 per kg. Riau menyusul di peringkat ketiga dengan harga mitra plasma Rp3.948 per kg, mitra swadaya Rp3.885 per kg, serta harga petani swadaya Rp3.280 per kg.
Selanjutnya, Jambi menempati peringkat keempat dengan harga mitra plasma Rp3.908 per kg dan harga petani swadaya mencapai Rp3.410 per kg.
Peringkat kelima diisi oleh Sumatera Selatan dengan harga mitra plasma Rp3.851 per kg dan swadaya Rp3.238 per kg. Posisi keenam hingga sepuluh berturut-turut ditempati oleh Bangka Belitung dengan harga mitra plasma Rp3.832 per kg dan swadaya Rp3.142 per kg; Kalimantan Selatan dengan mitra plasma Rp3.821 per kg dan swadaya Rp3.200 per kg; Kalimantan Tengah dengan mitra plasma Rp3.782 per kg dan swadaya Rp3.350 per kg; Aceh dengan mitra plasma Rp3.736 per kg dan swadaya Rp2.950 per kg; serta Kalimantan Barat dengan mitra plasma Rp3.669 per kg dan swadaya Rp3.100 per kg.
BACA JUGA:PTPN IV PalmCo Dorong Pengelolaan Sampah dan Budaya 5K Lewat Komunitas Perempuan
Di peringkat kesebelas, Papua mencatatkan harga mitra plasma Rp3.651 per kg dan swadaya Rp2.700 per kg. Posisi keduabelas ditempati Kalimantan Timur yang mencatatkan harga petani swadaya tertinggi dibanding provinsi lain yaitu Rp3.450 per kg dengan harga mitra plasma Rp3.604 per kg.
Selanjutnya, Kalimantan Utara mencatatkan harga mitra plasma Rp3.499 per kg dan swadaya Rp3.050 per kg; Sulawesi Barat dengan mitra plasma Rp3.479 per kg dan swadaya Rp2.908 per kg; Lampung dengan mitra plasma Rp3.461 per kg dan swadaya Rp3.369 per kg; Sulawesi Tenggara dengan mitra plasma Rp3.390 per kg dan swadaya Rp3.155 per kg; serta Sulawesi Tengah dengan mitra plasma Rp3.376 per kg dan swadaya Rp3.100 per kg.
BACA JUGA:Harga TBS Sawit Papua Barat Tembus Rp3.239,64 per Kilogram pada September 2026
Adapun untuk kelompok provinsi dengan peringkat terendah, Bengkulu berada di posisi ke-18 dengan harga mitra plasma Rp3.371 per kg dan swadaya Rp2.999 per kg.
Banten menempati urutan ke-19 dengan harga mitra plasma Rp3.250 per kg dan swadaya Rp2.896 per kg. Papua Barat berada di peringkat ke-20 dengan mitra plasma Rp3.239 per kg dan swadaya Rp1.900 per kg, disusul Gorontalo di posisi ke-21 dengan mitra plasma Rp3.156 per kg dan swadaya Rp2.250 per kg.
Sulawesi Selatan berada di dasar peringkat (ke-22) dengan harga mitra plasma sebesar Rp2.903 per kg dan swadaya Rp2.550 per kg. Secara nasional, rerata harga TBS mitra plasma di 22 provinsi ini berada pada angka Rp3.586 per kg, sedangkan rerata harga petani swadaya berada di tingkat Rp3.015 per kg dengan rerata indeks K sebesar 90 persen dan rerata harga CPO Rp15.257 per kg.