Berita dan Informasi Teraktual seputar Sawit Regional Sumatera.

Get In Touch

GAPKI: Sawit Ramah Perempuan Jadi Indikator Sawit Berkelanjutan

Kick-Off Meeting Program POWERRR Project di Samarinda! Kolaborasi Solidaridad, JAGASAWITAN, JAPBUSI, dan GAPKI ini siap dorong sawit berkelanjutan yang ramah perempuan. (23/10/2025) Dok. GAPKI

GAPKI: Sawit Ramah Perempuan Jadi Indikator Sawit BerkelanjutanSAMARINDA, SAWITSUMATERA.ID – Komitmen untuk mewujudkan industri kelapa sawit yang lebih inklusif dan berkeadilan kini memasuki babak baru. Solidaridad bersama Jaringan Ketenagakerjaan Sawit Berkelanjutan (JAGASAWITAN) hasil kolaborasi antara Jejaring Serikat Pekerja/Serikat Buruh Sawit Indonesia (JAPBUSI) dan Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) resmi meluncurkan sinergi multi-pihak yang berfokus pada penguatan peran perempuan dalam sektor sawit.

BACA JUGA:TBS Kelapa Sawit Jambi Turun Jadi Rp3.606,97 Per Kilogram , Ini Daftar Harga TBS 24-30 Oktober 2025Inisiatif ini diimplementasikan melalui Program POWERRR (Kesetaraan Perempuan dan Kelapa Sawit melalui Sumber Daya, Hak, dan Keterwakilan di Indonesia), dengan Kalimantan Timur khususnya Kabupaten Paser dan Kutai Timur sebagai wilayah percontohan nasional.

BACA JUGA:Petani Sawit Riau Lesu, Harga TBS Kelapa Sawit Plasma Riau Periode 22-28 Oktober 2025 Turun Jadi Segini

Tujuan utama program ini adalah menciptakan model kerja inklusif yang menjunjung kesetaraan gender, perlindungan perempuan, dan praktik ketenagakerjaan berkeadilan di seluruh rantai pasok industri sawit Indonesia.

Dukungan penuh datang dari Sumarjono Saragih, Presidensi JAGASAWITAN sekaligus Ketua GAPKI Bidang Pengembangan SDM. Ia menegaskan bahwa meski industri sawit merupakan pilar penting ekonomi nasional, sektor ini tak boleh menutup mata terhadap tantangan sosial.

BACA JUGA:Sepakat kerja bareng dalam pengendalian karhutla, GAPKI gandeng APHI teken MoU

“Inisiatif ini adalah langkah konkret untuk membangun sinergi multipihak. GAPKI terbuka untuk berkolaborasi dengan semua pihak, termasuk Solidaridad. Kami ingin memastikan kesetaraan dan keadilan gender di sektor sawit. Hak perempuan pekerja harus dihormati, dilindungi, dan dijamin dari kekerasan,” tegas Sumarjono.

BACA JUGA:PTPN IV PalmCo Berikan Beasiswa Bimbel Gratis Kepada Ratusan Pelajar Kelas XII di Simalungun

Ia menambahkan, serikat pekerja memiliki peran penting sebagai penggerak perubahan di tingkat kebun, bukan sekadar mitra dialog sosial. “Melalui program POWERRR, kami akan memperkuat kapasitas serikat agar mampu mengintegrasikan perspektif gender dalam Perjanjian Kerja Bersama (PKB) dan mekanisme perlindungan dari kekerasan di tempat kerja,” ujarnya.

Program POWERRR dirancang untuk menjangkau dan memberdayakan 3.500 perempuan di rantai pasok kelapa sawit Kalimantan Timur. Dari jumlah itu, 1.500 di antaranya adalah petani perempuan, dan 2.000 merupakan pekerja perempuan di perkebunan.

BACA JUGA:Ketua Umum GAPKI: Afrika Pasar Strategis Kelapa Sawit yang Terus Berkembang

Seluruh peserta akan mendapatkan pelatihan literasi keuangan dari konsorsium mitra seperti Syngenta, Solidaridad, Perempuan Mahardika, dan Pusat Studi Gender Universitas Mulawarman (PSG Unmul).

Selain itu, petani perempuan akan memperoleh pelatihan Good Agriculture Practices (GAP), sedangkan pekerja perempuan akan dilatih mengenai penggunaan bahan kimia yang aman, pengelolaan limbah, serta kebijakan perlindungan anak.

Peluncuran program ini turut dihadiri berbagai pemangku kepentingan strategis, termasuk perwakilan dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Dinas Tenaga Kerja, dan Dinas Perkebunan dari tingkat provinsi hingga kabupaten. Hadir pula perwakilan GAPKI, serikat pekerja F HUKATAN, 15 perusahaan sawit, serta organisasi masyarakat sipil.

Dengan sinergi multipihak ini, POWERRR diharapkan mampu menjadi cetak biru (blueprint) bagi transformasi industri sawit Indonesia menuju arah yang lebih inklusif, adil, dan berkelanjutan sekaligus memperkuat posisi sawit sebagai komoditas strategis yang ramah terhadap perempuan dan lingkungan. (*)




Berita Terkait

Dura, Tenera, dan Pisifera: Mengenal Karakteristik Utama Kelapa Sawit Penentu Hasil Panen

JAKARTA,SAWITSUMATERA.ID- Keberhasilan serta potensi hasil panen perkebunan kelapa sawit sangat bergantung pada tingkat ...

Ekspor dan Produksi CPO Mei 2026 Kompak Turun, GAPKI Catat Stok Akhir Malah Menanjak

JAKARTA, SAWITSUMATERA.ID- Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) melaporkan terjadinya penurunan kinerja pad...

Sambut Mandatori B50, GAPKI Optimis Industri Sawit Perkuat Ketahanan Energi Nasional

PONTIANAK, SAWITSUMATERA.ID — Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) menyambut positif pemberlakuan man...

GAPKI Minta Regulasi Ekspor Satu Pintu Via DSI Diperjelas dan Diterapkan Bertahap Demi Jaga Pasar Sawit

JAKARTA, SAWITSUMATERA.ID – Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) meminta pemerintah memperjelas regul...

GAPKI Optimis Transisi Pengelolaan DSI Tidak Hambat Ekspor Sawit Nasional dan Kinerja CPO Berpotensi Meningkat

  JAKARTA , SAWITSUMATERA.ID— Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) memberikan jaminan bahwa mas...

GAPKI Ungkap Alasan Indonesia Belum Bisa Setir Harga CPO Dunia Meski Jadi Produsen Terbesar

GAPKI Ungkap Alasan Indonesia Belum Bisa Setir Harga CPO Dunia Meski Jadi Produsen Terbesar JAKARTA, SAWITSUMATERA.ID&n...

Ketua Umum GAPKI: Afrika Pasar Strategis Kelapa Sawit yang Terus Berkembang

TANGERANG, SAWITSUMATERA.ID — Ketua Umum Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI), Eddy Martono, men...

Sepakat kerja bareng dalam pengendalian karhutla, GAPKI gandeng APHI teken MoU

JAKARTA, SAWITSUMATERA.ID- Pencegahan Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia tidak dapat dilakukan sendiri-se...

Pranata UI: B50 Bisa Hemat Devisa, Tapi Ekspor Sawit Bisa Anjlok Rp 190 Triliun!

JAKARTA, SAWIT SUMATERA.ID – Pemerintah berencana meningkatkan pencampuran biodiesel dari B40 ke B50 mulai 2026. ...