Harga TBS Sawit Sumut Naik Tipis Jadi Rp3.882,99/Kg, Berikut Daftar Harga TBS 8-14 Juli 2026
MEDAN, SAWITSUMATERA.ID- Kabar gembira menghampiri para petani kelapa sawit di Provinsi Sumatera Utara (Sumut). Hal ini...
PEKANBARU, SAWITSUMATERA.ID- Kabar bahagia datang bagi para petani kelapa sawit di Provinsi Riau.
Hal ini setelah Dinas Perkebunan Provinsi Riau mengumumkan kenaikan harga Tandan Buah Segar (TBS) untuk kelompok pekebun mitra swadaya pada periode 1 hingga 7 Juli 2026.
Berdasarkan keputusan resmi dari rapat tim penetapan harga, lonjakan nilai jual paling signifikan terjadi pada komoditas hasil panen dari pohon berumur sembilan tahun, yang mengalami apresiasi sebesar Rp73,77 per kilogram atau tumbuh sekitar 1,99 persen dari pekan lalu, sehingga kini bertengger di angka Rp3.781,37 per kilogram.
BACA JUGA:Harga TBS Sawit Kalbar Periode IV Juni 2026 Tembus Rp 3.519 per Kg, Ini Rincian Lengkapnya
Sementara itu, formulasi angka terbaru ini tetap berpijak pada regulasi nasional, yakni Permentan Nomor 13 Tahun 2024 serta Keputusan Dirjenbun Nomor 144/Kpts./PP.320/E/12/2025.
Dr. Defris Hatmaja, SP, M.Si, Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Dinas Perkebunan Provinsi Riau, menerangkan detail pergeseran angka tersebut.
"Hasil rapat tim penetapan harga menetapkan bahwa harga TBS mitra swadaya periode 1-7 Juli 2026 mengalami kenaikan. Kenaikan tertinggi terjadi pada kelompok umur 9 tahun sebesar Rp73,77 per kilogram atau 1,99 persen, sehingga harga pembelian TBS menjadi Rp3.781,37 per kilogram," kata Defris.
BACA JUGA:Harga TBS Sawit Kaltim Periode II Juni 2026 Naik, Tertinggi Tembus Rp3.469,60 per Kilogram
Menurut penjelasan pihak dinas, tren positif pada paruh pembuka bulan ini didorong kuat oleh performa impresif komoditas turunan sawit di pasar lelang, di mana nilai jual minyak sawit mentah (CPO) dan inti sawit (kernel) sama-sama merangkak naik. "Kenaikan harga minggu ini lebih disebabkan oleh naiknya harga CPO dan harga kernel. Pada periode ini harga penjualan CPO naik sebesar Rp277,49 per kilogram dan harga kernel naik sebesar Rp373 per kilogram dibandingkan minggu sebelumnya," ujarnya.
Dalam kalkulasi pekan ini, tim penilai menyepakati besaran indeks K di angka 92,45 persen, dengan komoditas cangkang dihargai Rp23,11 per kilogram. Di samping itu, nominal rata-rata untuk CPO menyentuh level Rp15.541,13 per kilogram dan kernel berada di posisi Rp13.319,00 per kilogram.
Guna mengantisipasi kendala operasional jika ada pabrik kelapa sawit yang absen melakukan transaksi penjualan, otoritas terkait sudah menyiapkan skema cadangan dengan mengacu pada rata-rata nilai ekosistem KPBN.
"Harga rata-rata CPO KPBN periode ini sebesar Rp15.525,00 per kilogram dan harga kernel KPBN sebesar Rp12.795,00 per kilogram. Mekanisme ini dilakukan agar penetapan harga tetap berjalan sesuai regulasi yang berlaku," jelasnya.
Manajemen tata niaga ini terus dipantau dan dibenahi secara berkala agar berjalan secara transparan dan adil demi menguntungkan semua pihak, baik dari sisi korporasi maupun masyarakat petani.
"Kami terus berupaya memperbaiki tata kelola penetapan harga agar sesuai regulasi dan berkeadilan bagi kedua belah pihak yang bermitra. Upaya ini didukung Pemerintah Provinsi Riau bersama Kejaksaan Tinggi Riau sehingga diharapkan mampu meningkatkan pendapatan petani dan berdampak pada kesejahteraan masyarakat," tutupnya.
Bagi para petani yang ingin mencermati pergerakan nilai jual berdasarkan usia produktif tanaman kelapa sawit sepanjang sepekan ke depan, berikut adalah rincian lengkap tarif pembelian TBS mitra swadaya di Riau:
Tanaman usia 3 tahun: Rp2.923,85 per kilogram
Tanaman usia 4 tahun: Rp3.263,53 per kilogram
Tanaman usia 5 tahun: Rp3.504,91 per kilogram
Tanaman usia 6 tahun: Rp3.640,78 per kilogram
Tanaman usia 7 tahun: Rp3.722,68 per kilogram
Tanaman usia 8 tahun: Rp3.768,04 per kilogram
Tanaman usia 9 tahun: Rp3.781,37 per kilogram
Tanaman usia 10 hingga 20 tahun: Rp3.740,94 per kilogram
Tanaman usia 21 tahun: Rp3.676,90 per kilogram
Tanaman usia 22 tahun: Rp3.603,42 per kilogram
Tanaman usia 23 tahun: Rp3.519,88 per kilogram
Tanaman usia 24 tahun: Rp3.456,66 per kilogram
Tanaman usia 25 tahun: Rp3.404,73 per kilogram
Tanaman usia 26 tahun: Rp3.386,06 per kilogram
Tanaman usia 27 tahun: Rp3.357,12 per kilogram
Tanaman usia 28 tahun: Rp3.302,31 per kilogram
Tanaman usia 29 tahun: Rp3.262,08 per kilogram
Tanaman usia 30 tahun: Rp3.170,13 per kilogram (*)
MEDAN, SAWITSUMATERA.ID- Kabar gembira menghampiri para petani kelapa sawit di Provinsi Sumatera Utara (Sumut). Hal ini...
PADANG, SAWITSUMATERA.ID– Angin segar berembus bagi para pekebun kelapa sawit di wilayah Sumatera Barat. Berdasar...
Implementasi B50 Berpotensi Dongkrak Harga CPO dan TBS Petani Nasional JAKARTA, SAWITSUAMTERA.ID– Rencana...
PASAMAN BARAT, SAWITSUMATERA.ID – Kabar gembira menghampiri para petani kelapa sawit di Kabupaten Pasaman Barat. ...
JAMBI, SAWITSUMATERA.ID–Petani sawit di Provinsi Jambi gacor pada pertengahan Juli 2026 Pasalnya, harga Tandan Bu...
PEKANBARU, SAWITSUAMTERA.ID- Para petani kelapa sawit kemitraan mitra plasma di Provinsi Riau langsung tersenyum...
PONTIANAK, SAWITSUMATERA.ID- Para petani kelapa sawit di Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) tersenyum cerah. Pasalnya, ...
SAMARINDA, SAWITSUMATERA.ID – Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Timur (Disbun Kaltim) kembali merilis d...
DHARMASRAYA, SAWITSUMATERA.ID - Petani kelapa sawit di seluruh Kabupaten Dharmasraya kini dapat mencermati pergerakan ni...
PASAMAN BARAT, SAWITSUMATERA.ID- Petani kelapa sawit Pasaman Barat kini bisa tersenyum lebar setelah harga penjualan Tan...

