Harga TBS Sawit Dharmasraya 27 Juli 2026, Tertinggi Rp3.972/Kg, Terendah Rp3.285/Kg, Berikut Daftarnya
DHARMASRAYA, SAWITSUMATERA.ID-Dinas Pertanian Kabupaten Dharmasraya merilis pembaruan harga pembelian Tandan Buah Segar ...
MUARO JAMBI, SAWITSUMATERA.ID– Ribuan warga yang tergabung dalam Kelompok Tani Hutan (KTH) Desa Betung Bersatu, Kecamatan Kumpeh, Kabupaten Muaro Jambi, terus memperjuangkan hak atas lahan seluas 2.391,6 hektare melalui skema perhutanan sosial.
Mereka meminta pemerintah daerah maupun pemerintah pusat segera menindaklanjuti usulan perhutanan sosial yang telah diajukan, guna memberikan kepastian hukum sekaligus menghindari potensi konflik agraria yang berkepanjangan.
BACA JUGA:Warek USU: Perlu Pendekatan Kolaboratif Antisipasi Bencana
Pendamping Kelompok Tani Hutan Desa Betung Bersatu, Tonang, menyampaikan bahwa perjuangan masyarakat untuk mendapatkan pengakuan atas lahan tersebut telah dilakukan sejak lama.
Kelompok tani ini juga telah memiliki Surat Keputusan (SK) dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia sebagai dasar legalitas organisasi.
BACA JUGA:Peran Gen Z: Menilai Sawit dari Fakta & Opini Negatif
“Dengan adanya dasar hukum tersebut, kami berharap kementerian terkait dan instansi berwenang dapat segera menindaklanjuti usulan perhutanan sosial yang telah diajukan, sehingga masyarakat memperoleh kepastian hukum atas lahan yang mereka kelola,” ujar Tonang.
Senada dengan itu, perwakilan masyarakat Desa Betung Bersatu, Syawaludin, meminta pemerintah memberikan bukti nyata atas perjuangan yang telah dilakukan warga.
Ia menyebutkan, ribuan warga memiliki hak atas lahan seluas 2.391,6 hektare yang saat ini masih terus diperjuangkan melalui penerbitan SK perhutanan sosial.
BACA JUGA:Harga TBS Kelapa Sawit Jambi Naik Lagi Jadi Rp3.493,42/Gram, Ini Harga Baru TBS 23-29 Januari 2026
Syawaludin menegaskan, masyarakat hanya menginginkan keadilan serta perhatian dari pemerintah agar Kelompok Tani Hutan Betung Bersatu dapat memperoleh hak pengelolaan lahan secara resmi dan berkelanjutan
Kasus ini menjadii perhatian warga setempat yang berharap kejelasan status lahan dapat segera terwujud demi menjaga stabilitas sosial dan kesejahteraan masyarakat di wilayah tersebut. (*)
DHARMASRAYA, SAWITSUMATERA.ID-Dinas Pertanian Kabupaten Dharmasraya merilis pembaruan harga pembelian Tandan Buah Segar ...
JAKARTA, SAWITSUMATERA.ID- Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan komitmen Pemerintah dal...
DHARMASRAYA, SAWITSUMATERA.ID-Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di Kabupaten Dharmasraya mencatatkan an...
PASAMAN BARAT, SAWITSUMATERA.ID — Harga brondolan kelapa sawit di Kabupaten Pasaman Barat tercatat berada di level...
JAKARTA,SAWITSUMATERA.ID- Keberhasilan serta potensi hasil panen perkebunan kelapa sawit sangat bergantung pada tingkat ...
BANGKA TENGAH, SAWITSUMATERA.ID- Rata-Rata harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di tingkat pekebun non-mitra ...
MEDAN , SAWITSUMATERA.ID- Isu perubahan iklim global telah menjadi fakta ilmiah yang tidak terbantahkan. Perubahan pola ...
YOGYAKARTA, SAWITSUMATERA.ID— Proporsi masyarakat petani dalam industri sawit nasional menempati urutan pertama se...
JAMBI, SAWITSUMATERA.ID-Kasus konflik lahan sawit di Desa Betung, Kecamatan Kumpeh, Kabupaten Muaro Jambi terus ...
JAMBI, SAWITSUMATERA.ID - Upaya percepatan penurunan stunting menjadi salah satu agenda prioritas pembangunan di Provins...

