GAPKI Minta Pemerintah Perkuat Diplomasi Perdagangan Minyak Sawit Hadapi Hambatan Global
JAKARTA, SAWITSUMATERA.ID- Industri minyak sawit Indonesia kembali menghadapi tekanan di pasar internasional. Gabungan P...
GAPKI Dorong Kesetaraan Gender dan Peran Perempuan dalam Industri SawitJAKARTA, SAWITSUMATERA.ID- Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) menggelar forum bertema “Sawit Indonesia Ramah Pekerja Perempuan” pada 11–12 Februari 2026 di Palu, Sulawesi Tengah. Kegiatan ini menjadi ruang dialog strategis untuk memperkuat perlindungan pekerja perempuan di sektor perkebunan kelapa sawit, khususnya di wilayah Sulawesi.
BACA JUGA:Dorong PSR, Samade dan BPDP Bekali Gen Z Riau Jadi Admin Pengusul Program Strategis Sawit
Tercatat 140 peserta hadir dalam forum tersebut. Mereka berasal dari berbagai unsur, mulai dari perwakilan pemerintah pusat dan daerah, perusahaan perkebunan, serikat pekerja, organisasi masyarakat sipil, akademisi, petani, hingga media. Pertemuan ini bertujuan menyamakan persepsi sekaligus merumuskan langkah konkret yang dapat diterapkan di tingkat perusahaan maupun pemerintah daerah.
Integrasi Kesetaraan Gender dalam Sawit BerkelanjutanKegiatan ini mendapat dukungan dari Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) sebagai bagian dari penguatan program sawit berkelanjutan. Salah satu fokus utama adalah mendorong integrasi prinsip kesetaraan gender dalam skema pendanaan dan tata kelola industri sawit.
Dalam sambutan Gubernur Sulawesi Tengah yang dibacakan oleh Pelaksana Harian Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Firdaus Abdul Karim, ditegaskan bahwa perlindungan pekerja perempuan harus menjadi komitmen bersama antara pemerintah, pelaku usaha, dan seluruh pemangku kepentingan.
Ia menekankan pentingnya pemenuhan hak pekerja perempuan serta penciptaan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan bermartabat. Harapannya, forum ini tidak berhenti pada diskusi, tetapi menghasilkan kebijakan dan praktik nyata yang berdampak langsung di lapangan.
Kontribusi Pekerja Perempuan di Industri Sawit SulawesiKetua GAPKI Cabang Sulawesi, Dony Yoga Perdana, menyampaikan bahwa pekerja perempuan memiliki peran signifikan dalam rantai produksi sawit. Di wilayah Sulawesi, komposisi karyawan perempuan tercatat sekitar 10,68% dari total karyawan tetap di industri perkebunan.
BACA JUGA:Peran Gen Z: Menilai Sawit dari Fakta & Opini Negatif
Menurutnya, penguatan kapasitas menjadi kunci. GAPKI mendorong peningkatan kompetensi pekerja perempuan, sekaligus memperkuat peran perusahaan, pemerintah daerah, dan organisasi masyarakat sipil untuk menciptakan lingkungan kerja yang adil, manusiawi, dan berkelanjutan.
Panduan Praktis dan Isu Strategis yang DibahasDalam forum tersebut juga diperkenalkan Panduan Praktis Perlindungan Pekerja Perempuan di Perkebunan Sawit. Dokumen ini dirancang sebagai acuan implementasi perlindungan hak pekerja perempuan yang selaras dengan regulasi nasional serta standar internasional.
Sejumlah isu strategis yang menjadi fokus pembahasan meliputi:
Perlindungan maternitas dan hak reproduksiKesehatan dan keselamatan kerja (K3)Status kerja dan sistem pengupahanJaminan sosial ketenagakerjaanPencegahan diskriminasi dan kekerasan berbasis gender
Peningkatan partisipasi perempuan dalam tata kelola dan proses auditMelalui forum ini, GAPKI berharap penguatan perlindungan pekerja perempuan tidak hanya menjadi wacana, tetapi terintegrasi dalam praktik operasional perusahaan sawit. Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan industri kelapa sawit Indonesia semakin berkelanjutan, inklusif, dan berdaya saing global. (*)
JAKARTA, SAWITSUMATERA.ID- Industri minyak sawit Indonesia kembali menghadapi tekanan di pasar internasional. Gabungan P...
GAPKI Dorong Kesetaraan Gender dan Peran Perempuan dalam Industri SawitJAKARTA, SAWITSUMATERA.ID- Gabungan Pengusaha Kel...
JAMBIEKSPRES.CO.ID- Ketua Umum Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI), Eddy Martono, mengajak generasi muda, ...
JAMBI, SAWITSUMATERA.ID– Para petani kelapa sawit di Provinsi Jambi kembali bergembira Pasalnya, harga Ta...
JAKARTA, SAWITSUMATERA.ID- Produksi CPO bulan Oktober 2025 mencapai 4.352 ribu ton, naik 10,68% dari bulan sebelumnya 3....
JAKARTA, SAWITSUMATERA.ID— Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyoroti peran aktif Gabungan Pengusaha Kelapa S...
JAKARTA, SAWITSUMATERA.ID – Industri kelapa sawit nasional terus menunjukkan komitmennya terhadap prinsip keberlan...
JAKARTA, SAWITSUMATERA.ID– Industri kelapa sawit kembali menunjukkan peran sosialnya melalui aksi kemanusiaan bert...
SAWITSUMATERA.ID- Pencemaran karbon dioksida (CO₂) dari pembakaran bahan bakar fosil seperti bensin, solar, dan proses...
JAKARTA, SAWITSUMATERA.ID- Di tengah kritik bahwa industri sawit dianggap kontradiktif dengan isu penurunan emisi, biodi...

