Jalan Tol Kataraja Hadir Perkuat Konektivitas Wilayah Tangerang dan Dorong Pertumbuhan Ekonomi
TANGERANG, SAWITSUMATERA.ID – Kehadiran Jalan Tol Kamal–Teluknaga–Rajeg (Kataraja) menjadi angin segar...
TANGERANG, SAWITSUMATERA.ID – Kehadiran Jalan Tol Kamal–Teluknaga–Rajeg (Kataraja) menjadi angin segar bagi percepatan konektivitas dan pertumbuhan ekonomi di kawasan Tangerang serta sekitarnya. Ruas tol strategis ini dirancang bukan sekadar untuk menghadirkan jaringan jalan baru, melainkan juga untuk membentangkan peluang ekonomi dan memperlancar arus mobilitas warga maupun aktivitas bisnis di koridor pesisir utara Banten.
BACA JUGA:Jalan Tol Prosiwangi Segmen Gending–Paiton Resmi Diberlakukan Tarif Mulai 14 Oktober 2026
Jalan Tol Kataraja yang dikelola oleh PT Duta Graha Karya ini membentang sepanjang 38,60 km dan menghubungkan kawasan Kamal, Teluknaga, hingga Rajeg. Dirancang dengan kecepatan rencana 80 km/jam, ruas tol ini menerapkan konfigurasi awal 2x2 lajur yang nantinya akan dikembangkan menjadi 2x3 lajur pada tahap akhir. Kehadirannya diharapkan mampu memangkas waktu tempuh perjalanan sekaligus mengurai kemacetan di kawasan sekitar.
Untuk mendukung kelancaran distribusi lalu lintas, infrastruktur penunjang Jalan Tol Kataraja dirancang secara komprehensif. Sepanjang koridor ini akan dilengkapi dengan 7 lokasi simpang susun (interchange), yaitu Kosambi, Teluknaga, Tanjung Pasir, Kohod, Suryabahari, Pakuhaji, dan Mauk. Selain itu, infrastruktur ini didukung oleh 9 lokasi jembatan sungai, 10 jembatan underpass, 7 box underpass, serta 1 overpass.
BACA JUGA:HR CPO Oktober 2026 Naik USD 1.042,15 per MT, Ini Tarif Bea Keluar Terbarunya
Saat ini, Jalan Tol Kataraja belum beroperasi secara keseluruhan. Bagian yang telah beroperasi adalah Seksi 1 Sedyatmo–Kosambi dengan panjang jalur utama 4,70 km, mulai dari KM 0+000 hingga KM 4+700. Meskipun main road Seksi 1 telah berfungsi, pengoperasian ramp di Junction Sedyatmo masih dilakukan secara bertahap. Ramp 3 (PIK 2–Jakarta) dan Ramp 4 (Bandara–PIK 2) sudah dapat dilintasi oleh pengguna jalan, sedangkan Ramp 1 dan 2 masih dalam tahap konstruksi dengan target penyelesaian pada akhir tahun 2026.
BACA JUGA:GAPKI Usulkan Kebun Sawit Khusus Energi Dukung Program B50 dan Hilirisasi
Guna menjamin keamanan, keselamatan, dan kenyamanan pengguna jalan, Seksi 1 Jalan Tol Kataraja telah dilengkapi dengan armada serta layanan pendukung darurat. Pengelola menyiagakan 2 unit kendaraan patroli, 2 unit Patroli Jalan Raya (PJR), 1 unit ambulance, 1 unit kendaraan rescue, 1 unit derek towing, serta 1 unit derek berkapasitas 25 ton yang siap siaga memberikan bantuan jika terjadi gangguan di jalur tol.
TANGERANG, SAWITSUMATERA.ID – Kehadiran Jalan Tol Kamal–Teluknaga–Rajeg (Kataraja) menjadi angin segar...
JAKARTA, SAWITSUMATERA.ID – Pengguna jalan tol di wilayah Jawa Timur perlu bersiap karena Jalan Tol Probolinggo&nd...
PALEMBANG, SAWITSUMATERA.ID- Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum terus mendorong percepatan penye...
MEDAN,SAWITSUMATERA.ID - Jalan Tol Belawan–Medan–Tanjung Morawa (Belmera) mencatatkan sejarah sebagai jalan ...
PEKANBARU,SAWITSUMATERA.ID – PT Hutama Karya (Persero) menyiapkan langkah pengembangan koridor Jalan Tol T...
PEKANBARU, SAWITSUMATERA.ID- Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) terus dipercepat dan diperkuat tata kelolan...
PEKANBARU, SAWITSUMATERA.ID-Realisasi trafik di sejumlah ruas Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) yang baru menyentu...
PALEMBANG, SAWITSUMATERA.ID– Pembangunan Jalan Tol Jambi–Rengat terus dipacu sebagai bagian strategis dari p...
KARAWANG, SAWITSUMATERA.ID – Pemerintah memastikan implementasi Program Mandatori Biodiesel B50 siap dilaksanakan ...
JAKARTA, SAWITSUAMTERA.ID– PT Jasa Marga (Persero) Tbk memperkuat perannya dalam mendukung ekosistem trans...

